Bhineka satu
Image default
Keamanan

Indonesia Bakal Punya Sekutu Raksasa untuk Amankan Natuna Utara, China Ketar-ketir !!!

Indonesia akan berusaha semaksimal mungkin untuk mempertahankan Natuna Utara dari klaim sepihak China.

Baik jalan diplomatik ataupun jalan perang kemungkinan akan ditempuh Indonesia.

Hal tersebut karena tanah air tak ingin wilayah menguntungkan sepeti Natuna Utara diklaim China.Sebab di wilayah ini, terdapat berbagai sumber daya alam yang tak dimiliki wilayah lain.

Selain itu, Natuna juga masih termasuk jalur emas perdagangan antara Asia dan Eropa.

Mengacu pada masalah tersebut, tak heran jika China terus menerus berupaya mengklaim sebagian besar wilayah tersebut.

Bahkan bisa dikatakan, usaha China untuk mengklaim China Selatan”>Laut China Selatan secara menyeluruh semkin agresif sejak lima tahunan terakhir.

Tentu saja Indonesia tak tinggal diam melihat hal tersebut.

Sebab bagaimanapun, tindakan China ini sudah melanggar perjanjian ZEE antara China dengan Indonesia sendiri.

Benar News melaporkan jika TNI AL akan melakukan tindakan tegas. Ini sesuai dengan permintaan Presiden Joko Widodo.

Jokowi sebelumnya telah mengumumkan upaya untuk memperkuat keamanan di sekitar pulau-pulau tersebut atas kekhawatiran tentang kebuntuan diplomatik dengan Beijing atas wilayah Laut Cina Selatan.

Imbasnya, TNI AL menyatakan berencana memindahkan markas Komando Armada I ke Natuna dari Jakarta untuk memperkuat kedaulatan Indonesia di perairan dan untuk kepentingan teritorial Indonesia di tengah serbuan kapal nelayan China dan Vietnam di perairan nasional.

Saat ini, Komando ini bermarkas akbar di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kolinlamil dibuat sejak tanggal 1 Juli 1961 dengan nama Djawatan Angkutan Laut Militer (DALMIL)

Jika itu belum bisa membuat China mundur, maka Indonesia akan melakukan kerjasama dengan beberapa negara ASEAN dan Taiwan.

Diketahui jika beberapa negara ASEAN juga memiliki masalah yang sama dengan Indonesia.

Wilayah China Selatan”>Laut China Selatan yang masuk ke zona mereka hampir juga diklaim oleh Beijing.

Namun satu manuver yang dipastikan bikin China ketar-ketir adalah usaha Indonesia membangun sektutu raksasa.

Bagaimana tidak, kerjasama ini akan melibatkan Indonesia, Australia, Korea Selatan, Jepang, AS dan Inggris.

Dilansir dari AP News, lebih dari 4.000 tentara dari belasan negara akan mengikuti latihan militer gabungan tahunan antara Indonesia dan Amerika Serikat bulan depan.

Ini akan dilakukan di tengah ketegangan yang memanas di China Selatan”>Laut China Selatan

Latihan “Super Garuda Shield” akan diadakan di pulau-pulau utama Indonesia di Sumatra dan Kalimantan mulai 1 hingga 14 Agustus.

Latihan darat dan latihan pendaratan di pantai sedang dijadwalkan.

Indonesia akan mengirimkan 2.000 tentara, dan Amerika Serikat lebih dari 1.100 personel.

Latihan sebelumnya hanya melibatkan tentara. Namun tahun ini, Indonesia dan Amerika Serikat memutuskan untuk melibatkan semua cabang, termasuk angkatan udara, angkatan laut, dan pasukan khusus mereka

“Ini untuk meningkatkan kemampuan kita dalam menghadapi tantangan, termasuk masalah keamanan, bencana alam dan misi kemanusiaan,” kata Andika dalam konferensi pers bersama dengan Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Mark Milley.

Jika sudah demikian, China dipastikan ketar-ketir.

Sebab sekutu Indonesia ini memiliki Alutsista yang lebig canggih daripada mereka.

Indonesia menganggap ujung selatan Laut Cina Selatan sebagai wilayah perairannya.

Baca Juga: Masih Ada Kesempatan Dapat Apartemen Baru Secara Cuma-Cuma! [PR]

China telah berulang kali meminta Indonesia untuk menghentikan pengeboran minyak dan gas alam di sana *

Sumber: AP News Benar News ABS CBN

Artikel Lainnya

Latihan Menembak Peserta PKN tingkat 1 Angkatan LIII tahun 2022

bhineka satu

Kejari Kolaka Edukasi Perlindungan Hukum Dalam Pidana Anak

bhineka satu

Sat Lantas Polresta Kendari pasang 16 titik E-TLE

bhineka satu