Bhineka satu
Image default
Idiologi

Bisnis itu Kreativitas Berpikir

Prof.Abd.Rasyid Masri

(Akademisi dan Pebisnis )

Dalam buku berjudul 88 strategi bisnis Ala Rasulullah Tak Pernah Rugi, dalam buku tersebut menghadirkan 88 strategi kiat berbisnis Ala Rasulullah, tentu tidak untuk dijelaskan satu persatu dalam tulisan singkat ini.
Dalam buku tersebut diuraikan M bahwa Nabi Adam adalah petani, nabi Ibrahim jualan pakaian dan barang barang, Nabi Nuh dan Nabi Zakaria menjadi tukang kayu, Nabi Musa penggembala kambing dan dalam Al Quran juga menjelaskan kalau Nabi Daud pembuat baju besi lihat QS.Al -Anbiyah (21):80.
Rasulullah SAW, semasa remaja Pengembala kambing dan terus beralih jadi pebisnis, pedagang yang sukses.
Banyak para sahabat menjadi pebisnis yang kaya raya seperti Usman bin Affan dan para sahabat lainnya

Bisnis bernilai ibadah bila diawali dengan niat untuk mencari ridho Allah Swt, sebab amal ibadah itu tergantung dari niatnya. Maka disinilah letaknya bisnis itu ibadah berbuah amaliah.
Islam sangat menganjurkan agar umat Islam kerja keras dan kerja cerdas, jangan hanya kerja keras sebab kalau itu yang dilakukan berarti kita bekerja dengan mengandalkan instrumen otot, tenaga dan hasilnya pastilah kurang tapi kita dianjurkan kerja cerdas tentu instrumen utamanya adalah kerja akal, otak bukan otot, dan kerja cerdas tak butuh tenaga yang kuat tapi bagaimana mengolah otak menjadi hasil, di pikir malamnya di kerja paginya.
Rasulullah dalam berbisnis menghargai kreatifitas berpikir, ketika beliau memutuskan untuk jadi pebisnis terlebih dahulu melakukan observasi terhadap berbagai kecedrungan pasar, kenapa Rasulullah pilih berdagang ke luar kota Mekkah ke negeri Syam dan sekitarnya karena telah melihat potensi tanah Mekkah yang tandus untuk bercocok tanam dan sebagainya .
Rasulullah dalam berbisnis sangat kreatif dan selalu berpikir malamnya untuk menciptakan ide baru agar tak sama dengan pebisnis lainnya. Terutama anjuran lebih kreatif dalam penjualan agar konsumen bisa melirik,
Pebisnis yang cerdas selalu berpikir di malam hari, sekalipun produk kita sama kalau kita lebih kreatif dalam pemasaran, teknik penjualan dan teknik kemasan maka kita akan lebih sukses , jadi bisnis itu butuh sentuhan kreativitas .
Hal tersebut sebagai bagian dari strategi yang menentukan hasil akhir dalam pencapaian sehingga kita berani berhipotesis bahwa semakin kreatif seorang pebisnis dalam melihat peluang maka semakin sukses meraih hasil yang lebih besar. Wslm.

Artikel Lainnya

Ideologi Pancasila di Era Milenial

bhineka satu

Organisasi Khilafatul Muslimin Ancaman Nyata Indonesia Menuju Perang Saudara

bhineka satu

Abu Bakar Ba’asyir Kini Menerima Pancasila

bhineka satu